Rian Antono Buka Babak Baru Lewat Debut Single “Menunggumu”
Setelah lebih dari satu dekade berkecimpung di dunia jurnalistik dan komunikasi, Rian Antono membuka babak baru dalam perjalanan kreatifnya. Dikenal sebagai jurnalis sekaligus news anchor, Rian kini memperkenalkan sisi lain dirinya melalui debut single berjudul “Menunggumu”.
Meski baru pertama kali merilis karya sebagai penyanyi, dunia musik dan entertainment sebenarnya bukan hal yang asing bagi Rian. Jauh sebelum menekuni jurnalistik, ia lebih dulu memulai perjalanan karier sebagai radio announcer. Kala itu, Rian bahkan memiliki ambisi untuk menjadi seorang MTV VJ, terinspirasi oleh kedekatannya dengan dunia musik, televisi, dan entertainment.
Namun, perjalanan karier membawanya ke arah yang berbeda.
Sejak 2015, Rian mulai serius menekuni dunia jurnalistik. Selama lebih dari satu dekade, profesi tersebut membawanya untuk terus menggali cerita, memahami beragam perspektif, melakukan riset, hingga menyampaikan informasi kepada publik. Dari proses itulah ia berkembang menjadi jurnalis sekaligus news anchor yang hingga kini masih aktif di dunia penyiaran.
Di tengah kesibukannya di dunia jurnalistik, ketertarikan Rian terhadap seni, entertainment, dan olahraga juga tetap berjalan. Ia pernah mengeksplorasi dunia entertainment melalui sejumlah kegiatan dan ajang pageant, di antaranya The New L-Men of The Year 2022, Abang Mpok Kota Bekasi, hingga Duta Bahasa Jawa Barat.
Ketertarikannya terhadap seni pertunjukan juga ia salurkan melalui tari kontemporer, sementara olahraga menjadi bagian lain dari minat personalnya.
Berbagai pengalaman tersebut akhirnya menemukan ruang baru melalui musik.
Menggunakan nama panggung Rian Antono, ia memilih “Menunggumu” sebagai debut single sekaligus langkah awal dalam perjalanan musik independennya.
Secara musikal, “Menunggumu” hadir dalam balutan pop yang easy listening dengan sentuhan pop rock era 2000-an. Dalam membangun selera sekaligus identitas musikalnya, Rian turut terinspirasi dari karya-karya sejumlah musisi seperti RAN, HIVI!, hingga Adikara.
Perpaduan tersebut menghasilkan warna musik yang hangat, ringan, dan personal. Aransemen yang tidak berlebihan juga memberikan ruang bagi lirik, melodi, serta karakter vokal Rian untuk menjadi bagian penting dari lagu.
“Menunggumu” sendiri bercerita tentang seseorang yang masih bertahan dalam penantian meski waktu terus berjalan. Di dalamnya terdapat kerinduan, kenangan, sekaligus upaya untuk melepaskan seseorang yang ternyata masih memiliki tempat di hati.
Tema tersebut membawa pendengar pada perasaan yang sederhana tetapi sangat universal: pernah menunggu seseorang, berharap ia kembali, hingga akhirnya menyadari bahwa waktu tidak selalu mampu menghapus rasa yang pernah ada.
Dalam proses kreatifnya, Rian berkolaborasi dengan Raditya Arie atau yang dikenal dengan nama panggung Radit. Radit menjadi sosok di balik penciptaan sekaligus produksi “Menunggumu”.
Proses produksi single ini turut melibatkan sejumlah pihak hingga karya tersebut mencapai tahap akhir. Untuk kebutuhan sampling dan eksplorasi produksi, prosesnya mendapat dukungan dari Studio Satu Frekuensi Bali. Sementara proses recording dan mastering dibantu oleh Studio Orion yang berada di Ciledug, Tangerang.
Kolaborasi tersebut turut membentuk karakter musikal “Menunggumu”. Dengan aransemen yang dibuat tidak berlebihan, lagu ini memberikan ruang yang cukup luas bagi lirik, melodi, dan warna vokal Rian untuk menjadi kekuatan utamanya.
Bagi Rian, terjun sebagai penyanyi bukan berarti meninggalkan perjalanan panjangnya sebagai jurnalis. Sebaliknya, musik menjadi ruang ekspresi baru yang melengkapi kehidupannya di dunia komunikasi.
Selama lebih dari satu dekade, Rian terbiasa menyampaikan cerita melalui berita. Kini, ia mencoba menyampaikan cerita dengan cara berbeda, melalui lirik, melodi, dan warna suaranya sendiri.
Perjalanan dari seorang radio announcer dengan ambisi menjadi MTV VJ, pengalaman di dunia pageant dan entertainment, hingga akhirnya menjadi jurnalis dan news anchor menjadi bagian dari proses panjang yang membentuk Rian Antono hari ini.
Ketertarikannya terhadap seni, tari kontemporer, olahraga, serta berbagai pengalaman di dunia komunikasi dan entertainment membuat musik terasa seperti medium yang natural untuk kembali ia eksplorasi.
“Menunggumu” pun menjadi titik temu dari berbagai sisi tersebut. Seorang komunikator yang terbiasa berbicara kepada publik, jurnalis yang terbiasa mencari dan menyampaikan cerita, news anchor yang akrab dengan kamera, sekaligus penikmat seni yang kini memilih musik sebagai medium baru untuk bercerita.
Sebagai rilisan perdana, Rian berharap “Menunggumu” tidak hanya menjadi penanda awal perjalanan musiknya, tetapi juga mampu menemukan tempat di hati para pendengar musik Indonesia, khususnya mereka yang memiliki kedekatan dengan lagu-lagu ballad dan pop yang hangat serta personal.
Ia juga berharap “Menunggumu” dapat menjadi karya yang dinantikan oleh para penikmat musik ballad Indonesia sekaligus membuka ruang bagi perjalanan dan karya-karya berikutnya.
Bagi Rian Antono, “Menunggumu” bukan sekadar debut sebagai penyanyi. Lagu ini menjadi awal dari perjalanan baru dari seorang jurnalis yang selama bertahun-tahun terbiasa menceritakan kisah orang lain, kini mulai menyampaikan ceritanya sendiri melalui musik.

